Senin, 30 Juli 2012

Motivasi dalam diri saya

Hidup itu selalu hidup dan selalu ada contohnya, lihat alat yang digunakan untuk memutar bumi, planet lainnya serta isinya, alatnya selalu sama dan itu adalah alat kehidupan yang terbaik.
Kiamat, adalah pikiran manusia yang sempit, karena salah dalam memilih pedoman hidup, agar pengikutnya setia, hanya untuk mencari pengikut saja pada manusia yang BUTA akan diri sendiri.
Gunakan pedoman hidup yang benar, apa yang ada didalam tubuh sendiri itu sangat lengkap, Eling, sadar, inti hidup atau pusat hidup tiap detiknya selalu ada didalam tubuh tapi diabaikan, lebih memilih jalan yang salah yaitu dari buku dan cerita orang hingga gagal untuk tahu diri sendiri sebagai manusia dan kasihan anak cucu ikut gagal sepanjang hidupnya, punah seperti binatang.

Salah satu tujuan hidup manusia adalah membuat tubuh sendiri hingga mampu bersatu dengan alam semesta , HIDUP ITU SELALU HIDUP DAN OTENTIK. Untuk uang sangat teliti tapi untuk diri sendiri diabaikan. Jangan ikutan yang modal buku dan ngaku ngaku agama, itu selalu gagal untuk membuktikan dengan baik.

KENALI DIRI SENDIRI DULU SEBAGAI MANUSIA yang selalu hidup pada intinya, bukan pada tokoh, melalui putaran hidup demi putaran hidup maka akan tahu inti hidupnya dan salah satu tugas hidup adalah membuat tubuh sendiri dengan cara yang alami, hingga mampu bersatu dengan alam semesta dengan contoh petani yang selalu mampu menanam berulang kali.
Manusia hidup itu selalu maju tiap detiknya, maka masa lalu dah buang dan berusaha untuk bersatu dengan alam semesta dengan cara bertahap, mulai dari tahu diri sendiri adalah pintu UTAMA. Perlu tahu bahwa kematian itu terjadi karena kesalahan dalam memilih pedoman hidup.

Masalah pasti akan datang menghampiri kita, namun jika motivasi dan kemauan besar, masalah pun akan bertekuk lutut. Tapi jika kemauan dan motivasi rendah, masalah yang tadinya kecil akan menjadi sangat besar. Jika sudah begini motivasi kita harus segera ditingkatkan. Jika ada masalah besar menghampiri, berdoalah kepada Allah SWT. Mintalah pundak yang kuat, bukan masalah yang kecil. Saya sendiri sebagai mahasiswa termasuk orang yang cukup ambisius terhadap sesuatu. Misalnya untuk menyelsaikan sebuah program dan membeli sesuatu. Meskipun motivasi yang saya miliki belum cukup tinggi, dengan bekal usaha dan nasihat orang tua saya yakin, saya bisa memperbesar motivasi saya hingga orang lain dapat merasakannya. 

Softskill dibalik pagelaran Euro 2012

EURO 2012 adalah salah satu pesta olahraga yang sangat ditunggu bagi penikmat sepakbola sejati sampai dengan masyarakat awam. Bagaimana tidak, tim-tim terbaik dari daratan eropa beradu aksi di piala eropa tersebut. Piala eropa memang telah selesai dengan menahbiskan Spanyol sebagai raja eropa, namun ternyata ada satu hal yang sangat penting agar sebuah tim dapat berjaya dan bermain baik dalam suatu turnamen besar seperti ini.
 
Tidak hanya pemain kelas dunia yang dibutuhkan, tidak juga hanya dengan bermodal pelatih ternama. Yang sangat penting dalam hal ini ternyata adalah live skill atau yang kita sebut dengan softskil. Tim yang dapat menampilkan permainan terbaik mereka sudah jelas memiliki apa yang dinamakan “softskil”. Kerja keras, kerjasama tim, menahan ego, kesabaran, serta memiliki kepemimpinan merupakan modal yang sangat besar bagi sebuah tim. Bukti nyata softskill sangat berpengaruh adalah pada tim Belanda. Tidak ada yang meragukan Belanda dari materi tim, serta pelatihnya, semua merupakan pemain kelas dunia dan pelatih yang mengantarkan Belanda bermain dengan “Totall Football” nya yang sangat menghibur. Siapa yang tak kenal dengan Wesley Sneijder, Robin van Persie, Arjen Robben, Ravael van der Vaart, hingga Ibrahim Affelay. Semuanya merupakan pemain dengan label “world class player”, namun mereka tidak dapat menghantarkan Belanda menjadi juara, dan bermain sangat buruk. Yang terjadi pada mereka adalah egoisme satu pemain dengan yang lainnya, tidak ada kerjasama tim, dan yang paling buruk adalah tidak ada kepercayaan terhadap kapten mereka, Mark van Bommel. Inilah yang membuat tim Der Oranje gagal total.
 
Hal yang sama, namun dengan nasib yang lebih baik adalah Portugal. Ketergantugan atas Cristiano Ronaldo awalnya membuat sulit permainan portugal berkembang. Kita tidak melihat sentuhan satu dua serta gocekan pemain Portugal seperti biasanya yang membuat decak kagum. Namun perlahan mereka belajar. Kerja keras, semangat pantang menyerah, serta percaya kepada permainan kolektif yang mengedepankan teamwork, menjadi kunci kebangkitan permainan Portugal. Namun akhirnya egoisme yang meruntuhkan Portugal pada adu pinalti. Egoisme Louis Nani yang menginginkan menendang pertama membuat algojo pinalti yang seharusnya menendang, Bruno Alves menjadi kehilangan kepercayaan diri dan ketenangan sehingga gagal mengeksekusi pinalti selanjutna. Begitupun Cristiano Ronaldo yang ngotot menendang pinalti terakhir yang akhirnya dia tidak dapat menendang pinalti dan Portugal tersingkir.
 
Berbeda halnya dengan Jerman, Spanyol, dan Itali merupakan tim terbaik yang dapat menggunakan softskill mereka dengan baik juga. Kombinasi pemain berkelas, pelatih brillian dengan kerja keras, semangat pantang menyerah dan kepercayaan kepada kepemimpinan tim membuat tiga tim tersebut bermain dengan sangat baik dan menghibur. Walaupun hanya ada satu pemenang dalam EURO 2012 yaitu Spanyol, namun tiga tim terbaik inilah yang merupakan “juara” sesungguhnya. Mereka dapat menggabungkan berbagai aspek untuk kepentingan tim. Dapat diambil kesimpulan Live skill atau soffskil menentukan kesuksesan. Marilah kita kembangkan softskill kita.

Koin Untuk KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi ternyata masih merupakan salah satu institusi di negeri ini yang dimiliki rakyat Indonesia dan mendapatkan kepercayaan, kecintaan, dan dukungan masyarakat luas.
Sepak terjang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemberantasan korupsi ternyata mendapatkan penghargaan yang begitu besar dari publik. Karena itu, begitu publik tahu rencana pembangunan gedung baru KPK dihambat oleh Komisi III DPR Bidang Hukum, masyarakat langsung tergerak untuk melakukan ”saweran” melalui gerakan ”Koin untuk KPK”. Rekening sementara yang digunakan masyarakat pencinta KPK untuk menampung donasi dari rakyat adalah rekening ICW yang berada di Bank BNI Cabang Melawai nomor 0056124374.
Rencana KPK membangun gedung baru bukan terjadi tiba-tiba. Rencana anggaran sudah diajukan sejak 2008, tetapi selalu dihambat di DPR. Ambisi KPK membangun gedung sendiri bukan hanya untuk memberikan ruang kerja yang nyaman bagi 5 unsur pimpinan KPK, 77 penyidik, dan 44 jaksa penuntut umumnya. Seperti diutarakan salah satu pemimpin KPK Busyro Muqqodas dalam pertemuan antara pimpinan KPK dan gabungan individu aktivis, pengamat, dosen, dan LSM yang menggerakkan ”Koin untuk KPK” di Gedung KPK

KPK memiliki Rencana Strategis dan Peta Jalan sampai 2023. Jika gedung baru sudah terbangun, para pemimpin KPK generasi selanjutnya tinggal meneruskan langkah-langkah yang sudah dibangun fondasinya oleh generasi KPK di bawah kepemimpinan Abraham Samad.
Busyro menambahkan, ”KPK ingin membangun gedung yang nanti ada ruang pameran alat-alat kerja KPK, termasuk alat penyadapan, ada ruang untuk penindakan dan pencegahan korupsi, ada perpustakaan yang berisi hasil riset soal migas dan batubara dan sebagainya, yang semua bisa berguna bagi mereka yang akan melakukan riset.” KPK juga ingin memperluas advokasi publik lewat organisasi masyarakat madani (CSO) yang organisasinya sudah mendapatkan pendidikan terlebih dahulu dari KPK.
Jika kita lihat perencanaan strategis KPK sampai 2023, KPK tak lagi meletakkan penangkapan ataupun tindakan penahanan sebagai tujuan. KPK saat ini sedang membangun suatu sistem integritas nasional yang mencakup deteksi dini kecurangan yang bukan melulu terkait korupsi atau penindakan atas korupsi. KPK juga sedang mempersiapkan sumber daya KPK yang mandiri sebagai penyidik sehingga tidak lagi bergantung pada institusi-institusi Polri atau kejaksaan.
Namun, itu tidak berarti KPK akan menjadi lembaga superbody yang ingin melakukan segalanya secara sendirian. Dalam banyak kasus, operasi KPK selalu didukung oleh masyarakat sebagai pemberi informasi akurat. Operasi KPK juga mendapatkan dukungan dari Polri dan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan, seperti dalam melakukan penangkapan terhadap tersangka koruptor, kepala daerah, atau pejabat di Direktorat Jenderal Pajak.
Untuk mewujudkan perencanaan strategis itu, KPK tentunya membutuhkan gedung baru yang memadai. Jika dilihat, keinginan KPK untuk memiliki gedung baru bukanlah suatu yang muluk. Gedung yang akan dibangun bukanlah gedung yang mewah dan megah, melainkan gedung yang fungsional. Luas tanah yang tersedia, tak jauh dari gedung KPK yang sekarang, masih di bilangan Kuningan, Jakarta, hanya 8.000 meter persegi. Luas keseluruhan bangunan 27.600 meter persegi dengan biaya Rp 202.720.000.000 atau sekitar Rp 200 miliar!
Dana awal yang diminta KPK agar disetujui Komisi III DPR hanya Rp 61 miliar, tetapi tetap tidak disetujui. Bandingkan dengan begitu mudahnya DPR memberikan persetujuan terhadap pembangunan pusat latihan dan pendidikan atlet di Hambalang, Bogor, yang anggarannya melambung menjadi Rp 1,2 triliun atau bahkan Rp 2,5 triliun termasuk peralatan olahraganya.
DPR khususnya Komisi III selama ini beranggapan bahwa anggaran untuk KPK telah meningkat 600 persen dari Rp 109,138 miliar pada 2004 menjadi Rp 660 miliar pada 2012. Namun, sebuah kajian singkat Indonesia Corruption Watch menunjukkan bahwa jika dibandingkan dengan APBN, anggaran KPK hanyalah 0,05 persen sampai 0,055 persen dari APBN, angka yang hampir-hampir tidak berarti jika dibandingkan dengan tugas dan misi KPK untuk memberantas korupsi.

Posisi Menentukan Prestasi

Ungkapan "Posisi Menentukan Prestasi" di kalangan mahasiswa sendiri kadang diartikan sebagai kesempatan untuk mendapatkan nilai bagus dalam suatu ujian. Posisi duduk saat ujian mempermudah seseorang untuk dapat mencontek jawaban dari teman atau siswa yang lebih pintar.
Namun kadang juga posisi duduk yang dimaksud adalah dimana kita sebagai mahasiswa dapat memilih bangku terdepan untuk dapat memahami materi yang tengah diberikan oleh dosen. Agar kita lebih dapat fokus dan lebih baik dalam prestasi yang akan kita capai nantinya.


Dalam dunia pekerjaan ungkapan "Posisi Menentukan Prestasi" dimaksudkan dimana posisi yang kita peroleh dalam suatu bidang merupakan suatu kesuksesan yang sangat baik bagi kita. Misalkan, bila kita memiliki posisi yang baik di suatu perusahaan maka hidup kita pasti akan menjadi lebih baik. Sebaliknya jika kita hanya berada pada posisi yang kurang memuaskan maka hidup kita pasti selalu berada dalam kekurangan.