Selasa, 20 Maret 2012

Peranan Sistem Informasi Dalam Pembangunan



Peranan Sistem Informasi Dalam Pembangunan

Sistem informasi sangat berperan untuk menterpadukan semua unsur-unsur dan saling berhubungan sehingga sistem informasi tersebut harus dipandang sebagai suatu sistem tunggal, akan tetapi cukup kompleks sehingga perlu diuraikan menjadi subsistem-subsistem untuk perencanaan dan pengendalian pengembangannya serta untuk mengendalikan operasinya.
Penguraian informasi menjadi subsistem-subsistem dan subsistem
-susbsistem yang lebih kecil penting sekali karena hal ini memungkinkan dilaksanannya penguraian lebih lanjut setiap subsistem diuraikan dan dirancang secara cermat sehingga sesuai dengan batas-batas yang telah ditentukan untuk itu, dan dapat berhubungan dengan tepat, maka bagian-bagian akan sesuai dan bekerja sama sepenuhnya. Di dalam proses pembangunan terdapat beberapa Teori yang muncul, diantaranya muncul teori-teori ketergantungan dan teori keterbelakangan secara garis besar, yang dimaksud dengan teori ketergantungan adalah suatu keadaan dimana keputusan-keputusan utama yang mempengaruhi kemajuan ekonomi di negara berkembang seperti keputusan mengenai harga komoditi, investasi, hubungan moneter, dibuat oleh individu atau institusi di luar negara yang bersangkutan. Sedangkan teori keterbelakangan meliputi tiga tahapan yaitu tahap impor dan tahapberkembangnya perusahaan multi-nasional. Terdapat juga tahapan keempat tahap yaitu menunjang proses keterbelakangan ini, yaitu semakin mantapnya elit-elit lokal domestik di negara berkembang oleh elit internasional. Suatu analisis kelas menunjukkan bahwa kepemimpinan di banyak negara berkembang khususnya di negara yang paling terintegrasi ke dalam ekonomi pasar dunia, adalah didukung oleh jalinan hubungan-hubungan bisnis, pendidikan, sosial dan politik.

Dapat perlu diketahui pula Teknologi dan organisasi dapat dikelola, dan ditingkatkan untuk memberi jalan bagi era baru pertumbuhan ekonomi. Kemiskinan dapat hilang atau dihindari dengan memenuhi kebutuhan dasar dan menyediakan kesempatan untuk memenuhi
kebutuhan dasar dan menyediakan kesempatan untuk memenuhi cita-cita akan kehidupan yang lebih baik. Dunia yang miskin akan sering mengalami bencana ekologis dan bencana lainnya. Pemenuhan kebutuhan pokok memerlukan tidak hanya era baru pertumbuhan ekonomi bagi negara-negara yang mayoritasnya miskin, akan tetapi juga jaminan bahwa yang miskin tersebut memperoleh sumber daya yang menjadi bagiannya secara wajar agar pembangunan itu berkelanjutan. Kesamaan demikian ini akan terbantu secara efektif dalam pengambilan keputusan. Dalam pengertian yang luas, strategi pembangunan berkelanjutan bermaksud mengembangkan keselarasan antar umat manusia serta antara manusia dengan alam. Upaya-upaya yang perlu dilaksanakan dalam pembangunan berkelanjutan :

· Menggiatkan kembali pertumbuhan.
· Mengubah kualitas pertumbuhan.
· Memenuhi kebutuhan pokok manusia berupa lapangan kerja, pangan, energi, air dan sanitasi.
· Mengendalikan jumlah penduduk pada tingkat yang berkelanjutan atau menunjang kehidupan selanjutnya.
· Menjaga kelestarian dan meningkatkan sumber daya.
· Mereorientasikan teknologi dan mengelola resiko.
· Menggabungkan lingkungan dan ekonomi dalam pengambilan keputusan.

Pencapaian pembangunan berkelanjutan masyarakat :
· Satu sistem politik yang menjamin partisipasi efektif masyarakat dalam pengambilan keputusan.
· Satu sistem ekonomi yang mampu menghasilkan surplus serta pengetahuan teknis berdasarkan kemampuan sendiri dan bersifat berlanjut. Satu sistem sosial yang memberikan penyelesaian bagi ketegangan-ketegangan yang muncul akibat pembangunan yang tidak selaras.
· Suatu sistem produksi yang menghormati kewajiban untuk melestarikan ekologi bagi pembangunan.
· Suatu sistem teknologi yang dapat menemukan terus menerus jawaban-jawaban baru.
· Suatu sistem internasional yang membantu perkembangan hak-hak perdagangan dan hubungan yang berlanjut, dan
· Suatu sistem administasi yang luwes dan mempunyai kemampuan memperbaiki diri.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar